fbpx

Pentingnya Penyusutan Aset Tetap : Pengertian dan cara menghitungnya

admin

10:50, 04 February 2022

Pentingnya Penyusutan Aset Tetap dalam pengelolaan bisnis karena nilainya akan turun apabila sudah dipakai. Hal ini menyebabkan berkurangnya nilai aset tetap dari satu bulan/tahun ke periode berikutnya.

Perlu Anda ketahui bahwa aset tetap ada juga yang nilainya malah bertambah, contohnya: Tanah. Aset tetap dalam bentuk tanah nilainya akan semakin tinggi seiring bertambahnya waktu.

| Lihat juga: #semuajadimudah menjalankan bisnis dengan aplikasi akuntansi dan kasir, gratis full fitur 30 hari!

Nilai aset tetap akan menjadi berkurang karena adanya pemakaian aset tersebut untuk menjalankan bisnis. Sehingga, dalam akuntansi dikenal dengan penyusutan/depresiasi aset tetap.

LALU APA ITU PENYUSUTAN ASET TETAP?

BAGAIMANA CARA MENGHITUNGNYA?

Yuk kita ulas!

“Tahukah Anda? Paccounting by Panemu bisa memudahkan Anda dalam menghitung penyusutan aset. Penghitungannya otomatis, juga fitur-fitur pembukuan akuntansi serta kasir yang bisa Anda gunakan secara gratis.”

Pengertian Aset Tetap

Sebelum membahas lebih lanjut tentang penyusutan aset tetap, baiknya kita ulas balik tentang Aset Tetap. APa itu aset tetap?

Menurut PSAK (2004), aktiva/aset tetap adalah aset berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun terlebih dahulu yang digunakan dalam operasi perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun.

Sedangkan, menurut Ikatan Akuntansi Indonesia aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai dengan dibangun terlebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun.

Jadi secara singkat, aset tetap atau aktiva tetap adalah peralatan, tanah, bangunan, mesin atau barang lain yang digunakan untuk operasi bisnis Anda, yang memiliki umur lebih dari satu periode tutup buku (bulan/tahun).

Ada beberapa karakteristik yang dapat mempermudah kita dalam menetapkan sesuatu sebagai aset tetap, apa saja??

  1. Memiliki wujud secara fisik
  2. Bukan untuk dijual kembali
  3. Digunakan untuk operasional bisnis, bukan barang dagangan ataupun investasi yang diperjual belikan.
  4. Nilainya cukup besar dan dapat menurun/meningkat secara signifikan. Contoh, Mobil, motor, mesin produksi, tanah dll.
  5. Memiliki usia penggunaan lebih dari satu periode tutup buku. Pada umumnya periode tutup buku adalah 1 tahun, namun bisa juga bila ingin 1 bulan tutup bukunya.
  6. Bisa diperkirakan usia penggunaannya, contoh: Sepeda Motor, biasanya usia penggunaan optimalnya adalah 5 tahun.

Jenis Aset Tetap

Aset tetap bisa dibedakan menjadi dua, yaitu berwujud dan tidak berwujud. Bedanya apa yaaa??? Scroll ke bawah untuk tahu jawabannya…

Kendali penuh ketersediaan stok barang di tangan Anda! Baca tipsnya di SINI

  1. Aset Tetap Berwujud

    Juga sering disebut Tangible Assets adalah jenis aset/aktiva yang relatif permanen, usia penggunaan lebih dari satu tahun/satu periode tutup buku, dapat digunakan dalam operasional usaha dan memiliki wujud, sebagai contoh: Tanah, Bangunan, Mesin produksi, mesik pengemasan, kendaraan, dan sebagainya.
  1. Aset Tetap Tidak Berwujud

    Sedangkan Aset Tidak Berwujud atau Intangible Assets merupakan jenis aset yang punya umur lebih dari satu tahun/satu periode tutup buku, dan tidak memiliki wujud secara fisik. Biasanya merupakan hak hak yang Anda miliki, dan dapat digunakan lebih dari satu periode tutup buku.

    Menurut SAK, aset tidak berwujud adalah aset non-meter yang bisa diidentifikasi dan tidak memiliki wujud fisik untuk digunakan dalam menghasilkan atau menyerahkan produk atau jasa, disewakan kepada pihak lain. Ataupun tujuan administratif seperti: lisensi kepemilikan (software/aplikasi dll), sewa manfaat (berlangganan software/aplikasi dll), hak merk, hak paten, hak cipta dan sebagainya.

    Seperti bila Anda berlangganan aplikasi pembukuan akuntansi Paccounting lebih dari satu periode tutup buku (1 tahun atau 1 bulan). Maka hak sewa manfaat atau langganan ini dapat Anda masukan sebagai Aset Tetap tidak Berwujud.

Mencatat Biaya Perolehan Aset Tetap

Pada saat pembelian, entah itu dibayar tunai ataupun utang, harga aset tetap termasuk beberapa unsur di bawah ini:

  1. Harga beli yang Anda bayarkan. Itu berarti harga barang termasuk pajak, dan dikurangi diskon atau potongan pembelian.
  2. Biaya pengangkutan atau pengiriman dari tempat membeli sampai ke tempat usaha Anda.
  3. Biaya bongkar, perakitan dan pelatihan penggunaan.
  4. Khusus biaya yang muncul dalam pembelian tanah dan bangunan, seperti biaya notaris saat pembelian tanah, perlu dicatat secara terpisah antara harga masing-masing.

Faktor Penyusutan Aset Tetap

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi biaya aset tetap, yaitu:

  1. Harga Perolehan

    Harga perolehan merupakan faktor utama dalam biaya penyusutan, inilah yang menjadi dasar berapa besar yang harus dialokasikan setiap periode akuntansi/tutup buku.
  1. Nilai Residu

    Taksiran nilai atau potensi arus kas masuk bila aset tersebut dijual pada saat penghentian penggunaan aset. Nilai residu ini tidak selalu ada. Nilai residu tidak akan muncul apabila Anda memutuskan aset yang diberhentikan penggunaannya tidak akan dijual alias dijadikan besi tua. Tapi, sebaiknya dijual saja ya biar bisa didaur ulang.
  1. Umur Ekonomis Aset

    Umur aset biasanya dibagi menjadi dua, yaitu umur fisik dan umur fungsional. Suatu aset masih memiliki umur fungsional bila masih memberikan manfaat bagi operasional usaha. Bila umur fisik, tidak memandang dari fungsional aset tersebut. Maka dari itu, umur fungsional inilah yang juga sering disebut sebagai umur ekonomis aset.

“Baca Juga: UMKM BEBAS PAJAK! UU HPP : Kalau Punya Omset Segini

Metode Penyusutan Aset Tetap

Pola penggunaan aset sangat berpengaruh pada tingkat keausan aset. Oleh karena itu, terdapat beberapa metode penyusutan yang sering digunakan, Anda dapat memilih yang paling sesuai.

  1. Metode Penyusutan Garis Lurus
    Cara/metode ini digunakan untuk aset tetap yang berkurangnya umur ekonomisnya tetap dari awal hingga akhir. Anda harus tahu, metode ini yang paling banyak dipakai, biasanya dipakai untuk aset tetap yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya produk yang dihasilkan, seperti peralatan kantor, bangunan dan sebagainya.

|OTOMATIS Hitung Penyusutan Aset Tetap menggunakan Paccounting by Panemu. Cobain deh, GRATIS!

  1. Metode Penyusutan Saldo Menurun

    Metode saldo menurun menggunakan presentase yang dihitung dari harga buku pada periode berjalan. Presentase penyusutan yang ditentukan biasanya dua kali presentase atau tarif penyusutan garis lurus.
  1. Metode Penyusutan Satuan Hasil Produksi

    Apabila Anda akan menggunakan metode ini, tentu Anda perlu menghitung berapa perkiraan waktu yang digunakan untuk memproduksi satu barang menggunakan aset tetap tersebut.

    Hal ini dikarenakan beban depresiasi dihitung dengan dasar hasil produksi tiap periode. Sehingga beban depresiasi akan naik turun beriringan dengan jumlah barang yang diproduksi.

Tips Menentukan Metode Penyusutan

Sebetulnya tidak ada penyusutan yang lebih baik dari yang lain. Karena semua metode memiliki peruntukan terbaiknya masing-masing. Namun pada umumnya, metode penyusutan dipilih dengan mempertimbangkan jenis aset. Misalnya, bila sebagian besar aset tetap Anda berkurang fungsionalnya setiap memproduksi barang, maka sebaiknya Anda menggunakan Metode Satuan Hasil Produksi.

Namun, sebagai catatan penting, dalam menerapkan metode penyusutan sebaiknya:

  1. Diterapkan secara konsisten
  2. Jika ingin merubah metode penyusutan aset tetap, hendaknya dicantumkan penjelasan dalam laporan keuangan, disertai alasannya.

GUNAKAN PACCOUNTING by Panemu untuk menghitung penyusutan dengan OTOMATIS..!

Dalam menjalankan bisnis, Anda tentu menginginkan kegiatan berulang-ulang seperti menyusutkan aset ini dihitung secara mudah dan otomatis, betul? Untuk itu, Anda dapat menggunakan aplikasi pembukuan akuntansi seperti Paccounting. Paccounting memiliki manajemen aset tetap yang akan membantu Anda mengelola aset tetap dengan mudah, cepat, aman dan otomatis.


Untuk info lebih lanjut mengenai manajemen aset yang terdapat pada aplikasi pembukuan akuntansi milik Paccounting , Anda dapat melihatnya di sini.


Karena Anda telah membaca artikel ini, selain menambah pengetahuan, Anda juga mendapatkan diskon 40% untuk berlangganan FULL FITUR Paccounting.

Penyusutan Aset Tetap Paccounting